▴Puskesmas Mranti Purworejo▴
Waspada Hanta Virus
Hanta Virus

Keterangan Gambar : hanta virus
Hantavirus adalah kelompok virus zoonotik yang ditularkan ke manusia melalui kotoran, air liur, atau urine tikus dan hewan pengerat terinfeksi. Virus ini menyebabkan penyakit serius, seperti sindrom paru-paru (HPS) atau gangguan ginjal (HFRS), dengan gejala awal mirip flu, demam, dan nyeri otot
Penyebab Infeksi Hantavirus
Hantavirus adalah kelompok virus yang disebarkan oleh tikus atau hewan pengerat lain. Meski begitu, penularan infeksi hantavirus antarmanusia sangat jarang terjadi.
Berikut ini adalah sejumlah kondisi yang bisa menyebabkan seseorang terinfeksi hantavirus:
- Menyentuh feses, liur, atau urine, dari tikus yang terinfeksi hantavirus
- Menghirup partikel udara yang mengandung hantavirus
- Mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi hantavirus
- Mengalami luka akibat gigitan tikus yang terinfeksi hantavirus
- Menyentuh mata, hidung, atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu setelah kontak dengan benda yang terkontaminasi hantavirus
Gejala Infeksi Hantavirus
Gejala hantavirus umumnya baru muncul sekitar 1–8 minggu setelah seseorang terpapar dan terinfeksi virus tersebut. Keluhan yang timbul bisa berbeda-beda, tergantung organ yang diserang.
Infeksi hantavirus bisa menyebabkan terjadinya hantavirus pulmonary syndrome (HPS) dan hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS). Berikut ini adalah beberapa gejalanya:
Hantavirus pulmonary syndrome (HPS)
Pada tahap awal, HPS akan menimbulkan gejala berupa:
- Demam
- Meriang dan tidak enak badan
- Sakit kepala
- Mual dan muntah
- Sakit perut dan diare
- Nyeri otot
- Rasa lelah
Bila dibiarkan dalam waktu beberapa minggu, penderita HPS akan mengalami gejala berikut:
- Demam
- Batuk
- Sesak napas atau sulit bernapas
- Detak jantung cepat
- Nyeri dada, seperti terikat kuat
Pada tahap lanjut, penderita HPS akan mengalami pembengkakan pada paru atau edema paru yang bisa menyebabkan syok dan berakibat fatal.
Hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS)
Beberapa gejala awal yang bisa muncul saat seseorang mengalami HFRS adalah:
- Demam
- Sakit kepala berat
- Rasa sakit pada punggung dan perut
- Kelelahan
- Pandangan kabur
- Kemerahan di wajah
- Ruam di kulit
Pada tahap lanjut, HFRS akan menimbulkan beberapa gejala lain, yaitu:
- Tekanan darah rendah
- Perdarahan
- Gangguan aliran darah (syok)
- Kebocoran plasma
- Gagal ginjal akut
Pencegahan Infeksi Hantavirus
Belum ada vaksin untuk mencegah infeksi hantavirus. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mencegah infeksi ini adalah dengan menghindari faktor-faktor yang membuat Anda lebih berisiko terinfeksi hantavirus. Beberapa upaya yang bisa dilakukan adalah:
- Biasakan untuk rajin mencuci tangan dengan air dan sabun.
- Jaga kebersihan bahan makanan dan alat yang digunakan untuk mengolah makanan.
- Basmi peredaran tikus yang ada di sekitar rumah dan tempat kerja serta tutup akses tikus untuk bisa masuk ke dalam rumah. Bila perlu, pasang perangkap tikus.
- Bersihkan rumah dan area kerja dengan disinfektan secara berkala, termasuk membersihkan tempat yang memungkinkan tikus bersarang, seperti tong sampah, gudang, dan ruang yang berantakan atau jarang digunakan.
- Hindari kontak dengan tikus dan cairan tubuhnya, seperti air liur, urine, dan feses.
- Gunakan alat pelindung diri (APD) dan ikuti standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku bila pekerjaan Anda sering melibatkan kontak dengan tikus.



